Antinyamuk: Penggunaan dan Bahayanya (2)

Kamis, 27-10-2016

Antinyamuk: Penggunaan dan Bahayanya (1)

Antinyamuk Bakar (Mosquito Coils)

Kandungan antinyamuk bakar beragam. Produk yang mengandung pyrethroids (seperti transfluthrin) lebih ampuh mengusir nyamuk daripada yang hanya mengandung zat alami seperti minyak citronella. Pembakaran obat nyamuk bisa menimbulkan kebakaran bila percikan apinya mengenai materi yang mudah terbakar. 

Gunakan antinyamuk bakar hanya di luar ruangan atau dalam ruangan yang ventilasinya baik. Jangan menghirup langsung asap dari pembakaran obat nyamuk dan jangan tidur di dekat antinyamuk bakar yang sedang nyala.

Antinyamuk Aerosol

Biasanya antinyamuk jenis aerosol mengandung propoxur dan pyrethroids dalam dosis tinggi. Jenis ini membunuh nyamuk dan residu di dinding kamar dapat mengusir nyamuk. Karena itu, sebaiknya semprotkan antinyamuk ke dinding dan bukan ke udara, tiga jam sebelum masuk kamar. Setelah itu baru buka jendela. Karena meninggalkan residu, jangan semprotkan ke kasur, bantal ataupun pakaian. Bila ada makanan dalam ruangan, simpan dalam lemari atau tutup dengan rapat. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Hindari kontak dengan mata atau kulit dan jangan sampai terminum. 

Antinyamuk Elektrik Cair (Liquid Vaporizer) 

Jenis ini biasanya mengandung allethrin dan DEET. Gunakan hanya di luar ruangan atau dalam ruangan dengan ventilasi yang baik. Pasang antinyamuk beberapa jam sebelum masuk ruangan. Matikan setelah nyala beberapa jam. Jangan tidur dekat alat yang sedang terpasang untuk menghindari terhirupnya asap yang keluar dari alat ini (asapnya tidak terlihat oleh mata). Hindari kontak dengan mata dan kulit. Seperti obat-obatan berbahaya lain, jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Lotion/Spray Antinyamuk

Umumnya antinyamuk lotion mengandung DEET dan pyrethroid yang digabung dengan bahan lain. Sekarang banyak dijual lotion/spray antinyamuk yang alami dan tidak mengandung DEET. Biasanya antinyamuk ini mengandung picaridin (KBR 3023) atau minyak tumbuhan lain seperti minyak lemon eucalyptus, minyak serai (minyak citronella), atau bahan alami lainnya.

Organic Repellent

Cara aman memakai lotion/spray antinyamuk yang mengandung DEET
- Selalu pakai antinyamuk dengan konsentrasi tidak lebih dari 30 persen. Lebih dari itu tidak lebih efektif dan bisa menyebabkan keracunan, terutama bayi dan anak-anak. - Gunakan lotion antinyamuk cukup sekali sehari dengan jumlah secukupnya. Sekali pakai bisa tahan 4-8 jam. Mengoleskan berulang-ulang dan dalam jumlah berlebihan tidak menaikkan khasiatnya. Karena itu jangan pakai yang mengandung sekaligus antinyamuk dan sunscreen. Antinyamuk cukup dioleskan sekali, tapi pemakaian sunscreen perlu diulang bila cukup lama di bawah sinar matahari. 
- Gunakan spray antinyamuk di udara terbuka agar tidak terhirup. 
- Jangan gunakan pada bayi berusia di bawah dua bulan. 
- Hindari pemakaian pada tangan anak-anak (mereka mungkin akan mengucek-ngucek matanya atau memasukkan tangan ke mulut). Gunakan sedikit saja di daerah telinga dan sekitarnya. 
- Hindari pemakaian pada wajah dan kulit yang luka. 
- Begitu kembali ke rumah, bersihkan kulit dari sisa lotion antinyamuk dengan air dan sabun. 
- Pakaian yang telah diberi obat antinyamuk juga harus dicuci sebelum dipakai lagi.    
- Baca dan pahami kandungan antinyamuk yang tertera di kemasan dan ikuti petunjuk pemakaiannya.

Cara Paling Aman Menghindari Gigitan Nyamuk 
1. Tanam tanaman antinyamuk seperti serai (citronella), lavender, rosemary, peppermint, cemara, basil, verbena, kayu manis. 
2. Hindari cat rumah berwarna gelap dan gunakan perabot berwarna terang. 
3. Pasang kawat antinyamuk pada pintu dan jendela (termasuk ventilasi). 
4. Jangan menyimpan pakaian kotor (bekas pakai) di kamar tidur. 
5. Jaga kebersihan lingkungan, jangan ada air tergenang. 
6. Hindari keluar rumah saat nyamuk paling aktif (dinihari dan sore menjelang malam). 
7. Pasang kelambu. 
8. Halau nyamuk dengan stiker, ataupun gelang antinyamuk yang menggunakan minyak citronella. 
9. Bunuh nyamuk dengan: raket listrik pembunuh nyamuk, perangkap nyamuk elektrik yang menggunakan sinar untuk menarik nyamuk (nyamuk menyukai sinar) kemudian mematikan nyamuk dengan medan listriknya.

Listrik

Penanganan gigitan nyamuk 
1. Ada banyak pilihan salep. Paling baik gunakan bahan yang alami seperti aloe vera (lidah buaya). Bagi yang di rumahnya ada tanaman, sebaiknya tanam lidah buaya beberapa batang untuk dipakai langsung bila diperlukan. 
2. Bagi orang yang alergi, segera cuci bagian yang digigit nyamuk dengan sabun dan air bersih. 
3. Bila ada bengkak dan sakit, kompres dengan kain basah yang dingin.

SaveSave

SaveSave

SaveSave

SaveSave

Tambah komentar baru

Teks polos

  • Tidak ada tag HTML yang diperbolehkan.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.