Indonesia - Kebudayaan yang Memesonakan Orang Asing

Kamis, 15-12-2016

Ring of Fire

Ring of Fire (Lingkaran Api) adalah daerah sepanjang hampir 45 ribu kilometer yang mengelilingi Samudera Pasifik mulai dari Amerika Selatan, garis pantai barat laut Amerika hingga Alaska, kemudian turun melalui Rusia, Jepang, Asia Tenggara sampai ke Selandia Baru. Tujuhpuluh lima persen dari semua gunung berapi di bumi (lebih dari 450 gunung berapi aktif maupun yang sedang tidur) penyebab 90 persen gempa bumi tektonik terletak di lingkaran ini. 

Satu dari tiga letusan terbesar dalam sejarah terjadi di Indonesia pada bulan Agustus 1883. Gelegar yang terdengar saat Gunung Krakatau meletus adalah suara terkuat yang tercatat dalam sejarah. Letusan Gunung Helena di Washington, Amerika Serikat pada bulan Mei 1980 menyebabkan kerugian sebesar satu miliar dolar Amerika. Pada bulan Juni 1991, Gunung Pinatubo di Filipina meletus dan menyemburkan isi perutnya ke atmosfir setinggi 35 kilometer. Debu menyesakkan menutupi area seluas 6.475 kilometer persegi.

Ring of Fire

Ring of Fire: An Indonesian Odyssey

Mungkin karena sebagian besar garis pantai kepulauan Indonesia terletak dalam Ring of Fire ini maka dua petualang kakak beradik --Lorne dan Lawrence Blair-- dari Inggris memberi judul film dokumentasi perjalanan mereka di tanah air kita, “Ring of Fire: An Indonesian Odyssey” (Lingkaran Api: Sebuah Petualangan Indonesia)

The Ring of Fire: An Indonesian Odyssey adalah film dokumenter yang terdiri atas lima seri. Film ini adalah rekaman perjalanan dua bersaudara Blair selama hampir dua dekade di Indonesia. Mereka berangkat dari Inggris pada tahun 1972, disponsori British Broadcasting Corporation (BBC) dan Ringo Starr (drummer grup musik The Beatles).
Kelima seri film Ring of Fire: An Indonesian Odyssey adalah: 

1. Spice Island Saga - merekam perjalanan laut Blair bersaudara bersama orang Bugis hingga kepulauan Aru.

2. Dance of the Warriors - Blair bersaudara berlayar ke pulau Komodo, Sumba, New Guinea, dan Bali.

3. East of Krakatoa - Berisi perjalanan kedua saudara ini di daerah pegunungan Krakatau dan Toraja, di mana mereka menyaksikan upacara penguburan Raja Toraja.

4. Dream Wanderers of Borneo - Perjalanan mencari bangsa nomad Dayak Punan.

5. Beyond the Ring of Fire - Delapan tahun kemudian, setelah kematian Lorne, Lawrence Blair kembali mengunjungi Indonesia.

Sulitnya mendokumentasikan perjalanan pada masa belum tersedia teknologi digital mungkin tidak terbayangkan oleh generasi sekarang. Mereka harus membawa alat rekam yang berat, generator dan bahan bakarnya, menjaga peralatan yang rumit agar tidak basah dalam perjalanan dengan kapal; membayar orang untuk membawa semua peralatan itu. Belum lagi kendala transportasi karena pada masa itu belum banyak penerbangan dan angkutan darat ke daerah terpencil.

Lempad of Bali

Dalam perjalanan Blair bersaudara ke Bali, mereka mengunjungi dan mewawancarai seniman besar I Gusti Nyoman Lempad. Pertemuan ini mereka kemas dalam film dokumenter tersendiri berjudul Lempad of Bali. I Gusti Nyoman Lempad adalah seorang pelukis, pematung, dan arsitek yang membangun istana dan kuil di Ubud, Bali. Beliau meninggal pada tahun 1978 dan diperkirakan berusia sekitar 116 pada saat meninggal.

Hasil dokumentasi kedua bersaudara ini luar biasa penting untuk memahami sejarah dan kebudayaan Indonesia. Kita, orang Indonesia, kerap lalai mempelajari dan memahami sejarah serta kebudayaan kita sendiri, terpesona menyambut pengaruh luar yang konon berorientasi pada masa depan. Mungkin tak ada di antara kita yang berpikir seperti Lawrence Blair yang menyayangkan hilangnya animisme dan masuknya kepercayaan lain yang dalam perjalanan waktu selanjutnya mengantar Indonesia pada kehancuran ekosistem.

SaveSave

Tambah komentar baru

Teks polos

  • Tidak ada tag HTML yang diperbolehkan.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.