Resep Roti Talua

Minggu, 2-4-2017

Beberapa waktu yang lalu seorang sahabat menceritakan pengalamannya makan roti talua (dari bahasa Minang, artinya roti telur) di salah satu restoran di Jakarta. Dia juga memberitahu cara membuat sendiri Roti Talua. Kami sangat suka makan roti untuk sarapan. Mendapat resep baru untuk roti, tentu harus dicoba. Ternyata anak-anak saya sangat menyukainya, bahkan anak bungsu saya yang awalnya menolak karena mendengar bahannya dari tomat, akhirnya menjadi suka setelah saya bujuk makan sepotong kecil. Malah dia minta dibuatkan lagi untuk sarapan esoknya.

Roti Talua

Resep Roti Talua

Bahan:
12 lembar roti tawar, bakar hingga permukaannya kekuningan dan crispy.
4 butir telur, rebus setengah matang.
400 g tomat, buang bijinya, potong dadu.
setengah bawang bombay kecil, potong dadu 1X1 cm.
2 sendok makan mentega untuk menumis
garam dan merica secukupnya.

Cara membuat:
1. Keluarkan isi telur setengah matang ke dalam mangkok bersih.
2. Lelehkan mentega dalam wajan dengan api kecil. Tumis bawang bombay hingga layu.
3. Masukkan tomat, garam, dan merica. Tumis hingga agak kering, hati-hati jangan sampai hangus.

Tomat

4. Campur ke dalam telur setengah matang. Aduk rata.
5. Potong roti tawar menjadi empat bagian. Sendokkan tomat tumis ke atasnya sebagai topping.
6. Makan selagi hangat.

Roti Talua Minang

Tips:
1. Untuk membuat telur setengah matang: Masukkan 4 telur ke dalam rantang/panci kecil. Tuang air bersih hingga melewati telur sekitar 1 cm. Masak dengan api besar hingga mendidih. Begitu mendidih, matikan api. Biarkan telur dalam air panas itu 7-10 menit. Jangan ditutup. Atau setelah mendidih, kecilkan api. Masak 4 menit dengan api kecil. Angkat segera dan keluarkan isinya.

Telur

2. Cara lain makan Roti Talua adalah campuran telur dan tomat dimakan sebagai dipping (celupan), bukan sebagai topping. Roti tawar kita cabik dan celup ke dalamnya sebelum dimakan. Untuk dipping, kita menggunakan telur setengah matang yang kuningnya lebih encer. Masak 3 menit saja.

Telur Setengah Matang

3. Bila anak anda tidak suka makan tomat seperti anak saya, buang kulit tomat. Caranya, setelah tomat bulat dicuci, rebus sebentar dalam air mendidih hingga kulitnya retak sedikit, angkat dan buang kulitnya, potong-potong setelah dingin. Potong lebih halus lebih baik.
4. Jika tidak memiliki toaster, roti bisa "dibakar" dengan cara: Lelehkan sedikit mentega di wajan anti lengket. Letakkan lembaran roti tawar di wajan. Gunakan api paling kecil dan "bakar" hingga warnanya kuning kecoklatan atau sesuai selera. Jika suka satu permukaan lebih lembut, tidak perlu membalik roti.

SaveSave

SaveSave

Tambah komentar baru

Teks polos

  • Tidak ada tag HTML yang diperbolehkan.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.